Jaga Kelancaran ASI dengan Suplemen Herbal Suprasi dari Sido Muncul

8/13/2019


Saya adalah Pejuang ASI!

Setidaknya itulah yang saya selalu teriakkan di kepala, semenjak saya menjadi Ibu untuk pertama kalinya 5,5 tahun yang lalu. Begitupun sekitar sepuluh bulan ini semenjak melahirkan Putra kedua. Perjuangan yang gak mudah ternyata, namun bukan hal mustahil. Dari awal, saya yakinkan bahwa diri saya mampu.

Apakah "kekeras kepala-an" ini bisa berlaku untuk semua kaum Ibu? menurut saya boleh sekali, selama tidak ada kondisi-kondisi tertentu yang bersifat darurat yang mengharuskan Ibu yang baru saja melahirkan tidak boleh menyusui bayinya. Seperti hal-nya jika Busui (Ibu Menyusui) tersebut sakit yang cukup serius sehingga harus menjalani serangkaian perawatan intensif, atau kondisi-kondisi lainnya yang memang gak dapat dicegah.

Tapi selama gak ada hambatan berarti, saya yakin setiap Ibu mampu menyusui buah hatinya. No matter what! No excuse!.


Sabtu, 10 Agustus 2019 lalu, bertempat di Twin House Cipete, saya bersama kaum Ibu lainnya menghadiri acara yang membakar semangat kami dalam hal menyusui, mengingatkan kembali betapa pentingnya ASI untuk bayi kita. Acara Sido Muncul bersama Woop.id.


Banyak cara yang dilakukan Busui supaya ASI-nya mengalir lancar, seperti menjaga pola hidup sehat. Sebisa mungkin istirahat yang cukup, olahraga yang aman untuk Busui, pijat laktasi, kurangi stres, makan makanan sehat yang salah satunya dengan mengkonsumsi daun katuk yang memang terkenal dapat melancarkan ASI.



Khasiat Daun Katuk untuk Memperlancar ASI

Khasiat daun katuk atau Sauropus androgynus (L.) Merr untuk memperlancar ASI gak hanya sekedar mitos, karena beberapa penelitian pun menunjukkan hasil yang serupa. Salah satunya adalah Penelitian yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Kesehatan RI tahun 2004, yang menyatakan bahka pemberian ekstrak daun katuk pada Ibu Menyusui dengan dosis 3 x 200 mg/haris setelah melahirkan dapat meningkatkan produksi ASI dibandingkan yang tidak mengkonsumsinya.


Penelitian diatas melibatkan banyak Busui lho ternyata, sekitar 96 Orang yang dibagi menjadi dua Kelompok (yang diberikan ekstrak daun katuk dengan yang tidak). Hasilnya, kelompok yang diberikan ekstrak daun katuk dapat memproduksi ASI 50,7 % lebih banyak dari yang tidak mengkonsumsinya. Wow, luar biasa ya.

Tapi, gimana dong kalau Busui-nya gak doyan makan daun katuk walaupun sudah diolah seperti dijadikan sayur katuk, apalagi dijadikan lalapan? Karena itu terjadi ke saya sendiri yang entah mengapa, dari awal menganal rasa daun katuk, gak bersahabat dengan lidah saya. Sempat saya memaksakan diri memakannya mengingat khasiatnya, demi si Baby supaya mendapatkan ASI yang cukup. Alih-alih ASI saya deras, malah saya merasa stres duluan dan volume ASI juga segitu-gitu aja. Semenjak saat itu saya gak mau memaksakan diri lagi.

Daun Katuk dapat melancarkan ASI karena mengandung :
  • Steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin yang merupakan hormon pelancar ASI,
  • Vitamin A, B, dan C,
  • Kalsium,
  • Fosfor,
  • Zat Besi,
  • Protein, 
  • Karbohidrat


Suprasi Sido Muncul sebagai Suplemen Herbal Pelancar ASI

Sido Muncul yang terkenal dengan produk-produk herbalnya mengeluarkan produk terbaru yaitu SUPRASI yang merupakan Suplemen ASI. Suprasi ini diproduksi di Pabrik yang sudah berstandar GMP (Good Manufacturing Practice) dan dianalisis pada Laboratorium yang sudah terakreditasi. Kandungannya pun merupakan bahan alami yang terstandarisasi yaitu ekstrak Daun Katuk 300 mg yang diperkaya dengan Vitamin B12 yang fungsinya untuk membantu pembentukan sel darah merah yang dapat membuat Ibu Menyusui tetap sehat dan bugar. Yang terpenting lagi, Suprasi ini sudah Halal MUI.


Tentunya ini menjadi kabar gembira ya bagi Para Busui yang kurang doyan mengkonsumsi daun katuk seperti saya, karena cukup dengan mengkonsumsi Suprasi 3 x 1 kapsul sehari selama menyusui, maka kandungannya sudah mencukupi kebutuhan bagai para Busui.

Mengkonsumsi daun katuk yang sudah berbentuk kapsul seperti ini juga tidak akan membuat saya "tertekan" karena rasa terpaksa (saking gak doyannya, hiks), selain itu praktis juga gak harus rebus atau mengolah daun katuknya dulu. Harganya sangat terjangkau dan sudah dapat dibeli secara mudah baik offline maupun online di marketplace kesayangan kita.

Memang ya, selalu ada jalan saat kita sudah berniat ingin memberkan yang terbaik bagi si kecil. Walau bagaimanapun, ASI adalah hak bayi yang memerlukan nutrisi terbaik untuk menunjang tumbuh kembangnya. Begitupun dengan Ibu Menyusui yang juga tetap perlu menjaga asupan nutrisinya supaya tetap bugar dan proses menyusui tetap lancar. Sido Muncul dengan Inovasinya, sangat mendukung hal tersebut.


Jadi, sudah sepantasnya ya kita sebagai Ibu menyusui tetap semangat dalam proses meng-ASI-hi buah hati kita, tentunya dengan fisik dan psikis yang bahagia, dan senantiasa bertekad untuk tidak menyerah apapun rintangannya. Karena saya pun merasakan bagaimana perjuangan sebagai Ibu menyusui tidaklah mudah. Lecet hingga berdarah-darah, gejala mastitis karena Anak kedua sempat Tongue Tie, dan lain sebagainya.

Untuk para Busui yang sedang mengalami perjuangan yang sama, dan kalian membaca ini, percayalah rasa sakit yang kita rasakan akan berakhir indah dan menjadi salah satu bekal terbaik bagi Putra Putri kita.

Semangat ya Busuuui, please don't give up! karena kita semua adalah Pejuang ASI, maka tetaplah berjuang!.

Salam Pejuang ASI!

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe