Anak Bunda Alergi Susu Sapi? Lakukan 3K Segera!

8/31/2019


"Alfath kurus ya sekarang, gak seperti waktu Bayi"
"Alfath kok kurusan, sakit?"

Pernyataan dan pertanyaan seperti itulah yang beberapa tahun ini saya terima. Cukup bisa membuat saya down di awal-awal, galau, baper, nangis terus, marah ke Suami, dan sebagainya. Tahun demi tahun yang penuh pembelajaran, terutama mengenai Alergi Susu Sapi terhadap Anak.

Sebagai seorang Ibu, salah satu hal yang kita perhatikan adalah tumbuh kembang Anak-Anak berjalan dengan baik dan sesuai dengan usia mereka. Banyak faktor yang harus diperhatikan ya tentunya, tapi demi yang terbaik bagi mereka, mau seribet apa juga pasti akan kita jalankan, ya kan Bunda-Bunda?

Nutrisi yang seimbang, yang salah satunya adalah Protein sangat dibutuhkan oleh si kecil demi kualitas kesehatannya di masa yang akan datang. Apalagi kalau mengingat si kecil yang sudah punya cita-cita, seperti Alfath (5 yo), wah tentu harus didukung dengan baik. Jadi, jangan sampai kondisi apapun menjadi penghalang, termasuk Alergi Susu Sapi.

Beberapa Fakta mengenai Alergi
  • Menurut WAO, 30 -40% Penduduk Dunia mengalami Alergi.
  • Penderita Alergi makanan di Dunia mencapai 550 juta Orang.
  • Anak Indonesia yang mengalami Alergi Susu Sapi kurang lebih sebanyak 7,5%.

Lalu apa yang harus dilakukan sebagai Orangtua? kita bisa melakukan gerakan 3K sesegera mungkin.


Segera Lakukan 3K (Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan)

1. KENALI
Disaat Anak kita mengalami dampak negatif setelah meminum Susu Sapi, apakan benar si kecil ini Alergi? Nah sebelum menyimpulkan dan mengambil tindakan dengan terburu-buru, pastikan dulu riwayat alergi dari kita sebagai Orangtua si kecil dan juga dari Anak kita yang lain yang mungkin mempunyai riwayat alergi, pastikan juga apa yang menjadi Alergennya. 

Alergi Susu Sapi tidak sama dengan Intoleransi Laktosa. Alergi Susu Sapi terjadi karena adanya reaksi sistem kekebalan tubuh si kecil dengan Protein yang terdapat dalam Susu Sapi. Protein yang paling sering menyebabkan Alergi adalah Whey dan Kasein, si kecil bisa saja mengalami Alergi terhadap salah satu atau bahkan keduanya.

Reaksi terhadap Alergi Susu Sapi biasanya muncul tidak terlalu lama dari waktu konsumsi, bisa dalam hitungan menit atau jam. Dan yang harus kita ingat, si kecil sebenarnya bisa mengalami alergi terhadap jenis susu apapun, tapi yang paling sering terjadi adalah alergi yang disebabkan oleh Susu Sapi.

Gejala Alergi Susu Sapi :

  • Kulit (Ruam-ruam, dermatitis atopik, dll.)
  • Pencernaan (Muntah, Kolik, Diare, Konstipasi, Kram Perut, dll.)
  • Pernapasan (Napas Grok-grok, Batuk pilek tanpa demam, Ingus alergi warnanya bening dan encer, dll.)
Informasi mengenai Alergi Susu Sapi ini bisa kita baca juga di website www.alergianak.com lho, jadi para Bunda bisa mendapatkan gambaran terlebih dahulu sebelum melakukan langkah lebih lanjut.


2. Konsultasikan
Selain mencari informasi sebanyak mungkin mengenai gejala Alergi Susu Sapi terhadap Anak, sebaiknya kita berkonsultasi kepada Ahlinya. Saya sendiri termasuk Ibu yang mudah galau saat pertama kali mengetahui Alfath memiliki gejala Alergi Susu sapi, karenanya saya langsung mencari DSA dan dokter Alergi Anak yang "cocok" dengan saya dan si kecil. Cocok dalam artian, dapat dan mampu memberikan penjelasan yang mencerahkan saya yang tengah dilanda kegalauan dan kekhawatiran, juga dapat memberikan langkah-langkah sebagai Solusi yang harus dilakukan sesegera mungkin.

Hal yang pertama saya lakukan saat itu adalah melakukan eliminasi menu dengan menghentikan pemberian makanan suspect Alergen dan mulai memberikannya satu-satu dalam jangka waktu tertentu sambil terus dipantau bagaimana reaksinya. Kalau tidak ada reaksi yang mengkhawatirkan, saya melanjutkan pemberian menu tersebut, tapi jika reaksi alerginya keluar, maka pemberian menu tersebut dihentikan.

Saat itu, jujur banyak kekhawatiran saya tentang masa depannya Alfath, saya selalu baper saat ada yang komen atau tiba-tiba bilang "Alfath kurus" dan sebagainya, tapi memang gak bisa dipungkiri kalau Alfath sempat menyusut berat badannya yang membuat saya sedih walaupun Anaknya tetap dan bahkan semakin aktif, tapi disaat yang sama saya menyadari kalau hal tersebut jangan sampai dibiarkan berlarut-larut.

3. Kendalikan
Meskipun Anak kita mempunyai Alergi Susu Sapi, tapi yang harus kita ingat bahwa, si kecil tetap harus terpenuhi kebutuhan gizinya agar dapat mendukung optimalisasi tumbuh kembangnya. Dan karena belum bisa mengkonsumsi Protein yang berasal dari Susu Sapi, sebagai alternatif kita bisa memberikan Susu Pertumbuhan yang mengandung formulasi khusus Protein terhidrolisa ekstensif, protein asam amino bebas atau Isolat protein soya dengan bahan dasar Soya.

SGM Menghadirkan SGM Eksplor Advance+ Soya dengan ComplinutriSoy+


Rabu, 28 Agustus 2019 kemarin, PT. Sarihusada Generasi Mahardhika selaku Perusahaan yang sangat peduli terhadap pemenuhan nutrisi dan sudah menemani kita semua selama kurang lebih 60 tahun, kembali menghadirkan hasil positif dari pengembangan produknya yang sangat bermanfaat untuk kebutuhan nutrisi harian Anak, yaitu SGM Eksplor Advance+ Soya dengan ComplinutriSoy+ sebagai solusi bagi si kecil yang memang belum dapat mengkonsumsi susu sapi.

Hadir Ibu Meutia Athaya selaku Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya, yang menyampaikan bahwa SGM Eksplor Advance+ Soya dengan ComplinutriSoy+ ini hadir sebagai solusi nutrisi dalam membantu optimalisasi tumbuh kembang Anak-Anak yang tidak cocok dengan protein susu Sapi.

Kebaikan- kebaikan ComplinutriSoy+ yang sangat diperlukan untuk tumbuh kembang Anak yang Optimal :
  1. 100% Isolat Protein Soya berkualitas
  2. Sumber Serat
  3. Minyak Ikan
  4. Omega 3 & 6, 
  5. Bebas Laktosa
  6. 13 Vitamin & 7 Mineral



Hadir juga Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K) sebagai Konsultan Tumbuh Kembang Anak yang pemaparannya cukup menenangkan keresahan Saya. Beliau mengatakan bahwa Anak-Anak dengan faktor resiko tidak toleran terhadap Protein Susu Sapi tetap berkesempatan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sama dengan Anak lainnya.

Beberapa hal yang menurut Prof. Rini harus kita (Kaum Ibu) perhatikan :
  • Mengenai Alternatif Nutrisi supaya kebutuhan makronutrien (termasuk protein dan mikronutrien), tetap terpenuhi.
  • Formula dengan Isolat Protein Kedelai atau Soya yang telah difortifikasi adalah salah satu alternatif pemberian nutrisi terhadap Anak yang tidak cocok mengkonsumsi Protein Susu Sapi.
  • Formula berbasis Isolat Soya tersebut merupakan alternatif yang aman dan efektif pada Anak yang Nutrisinya tidak bisa dipenuhi dari susu pertumbuhan berbahan dasar Susu Sapi.
Menurut Prof. Rini, sejumlah Penelitian telah membuktikan bahwa pola pertumbuhan, kesehatan tulang dan fungsi metabolisme, reproduksi, ekdiktrin, imunitas, dan sistem saraf dari Anak-Anak yang mengkonsumsi Protein Susu Sapi dengan Isolat Protein Soya, tidak berbeda secara signifikan dengan Anak-Anak yang mengkonsumsi Susu Sapi.



Pencegahan Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan pada Anak Alergi
  • Pastikan ASI diberikan sedini mungkin, sebagai langkah pencegahan alergi (Dan dampaknya) yang paling tepat.
  • Kenali tanda dan gejala Alergi sedini mungkin
  • Deteksi pola pertumbuhan dan perkembangan Anak sedini mungkin, bisa dengan menggunakan Buku KIA atau Buku SDIDTK .
Moms, saya langsung senyum-senyum sendiri mendengar pemaparan dari Prof. Rini, Beliau menjelaskan dengan tenang dan lemah lembut, seperti hal-nya DSA-nya Alfath selama ini yang juga selalu mendampingi saya memantau tumbuh kembangnya Alfath. Gak dapat saya pungkiri, bahwa emosi saya sempat yang naik turun drastis, banyak sedihnya karena kepikiran omongan orang, mau nangis sekaligus mau marah tapi tetap ditahan-tahan. Wah pokoknya perjuangan banget ya ternyata menata hati dan perasaan sebagai Seorang Ibu itu, huhu.

Ternyata saya memang gak sendirian, saya yakin banyak Moms yang baca tulisan ini juga sedikitnya merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan, sini Moms kita berpelukan jauh dulu, haha. Kemarin hadir juga Mba Natasha Rizky (Aktris & seorang Ibu) yang Anak keduanya, Miskha, alergi terhadap susu sapi juga. Mba Caca (nama panggilan) sharing juga bagaimana galau dan bapernya mengingat kondisi si kecil yang bisa jadi kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi.

Mba Caca turut menyambut bahagia dengan kehadiran SGM Eksplor Advance+ Soya dengan ComplinutriSoy+ yang dengan segala kebaikannya dapat mendukung tumbuh kembang si kecil untuk memiliki potensi dan prestasinya di masa depan.


Nah Moms, berdasarkan informasi diatas, tentunya ini semakin mengingatkan kita semua yang supaya lebih concern lagi terhadap peran kita dalam pemenuhan nutrisi si kecil. Dengan Alternatif Nutrisi yang tepat, Anak-Anak tercinta tetap dapat bertumbuh dan berkembang sesuai seharusnya, dan tetap mendapatkan kesempatan yang sama dengan Anak-Anak lainnya untuk meraih Prestasi demi Prestasi yang gemilang hingga mereka menjadi Anak Generasi maju.

Anak-Anak kita membutuhkan semangat dari Support System terbaiknya, sudah saatnya kita menjadi Bunda Tanggap Alergi yang akan bergerak aktif menyerukan dan melakukan gerakan 3K (Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan) untuk mengatasi dan menanggapi Alergi Susu Sapi terhadap Anak.

Semangaaat..!!

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe