Kakak Alfath Sering Terjatuh Saat Bersepeda, Nangis Gak?

7/12/2019


Alfath semakin kesini semakin wow deh aktifnya, walaupun akhirnya Mama jadi sering ngomel karena banyak khawatirnya tapi kalau sering larang juga malah gak bagus ya. Anak umur 5 tahunan memang masih membuncah semangatnya, tenaga seolah gak ada habisnya, rasa ingin tahunya juga semakin besar.

Lihat si cikal ini selalu sehat, adalah kebahagiaan yang kadang terlupakan dan baru sadar saat anaknya sakit, duh hati Mama cenat cenut dan gak enak makan juga tidur. Maunya semua baik-baik aja.

Kalau ditanya apa hobinya Alfath, cukup panjang jawabannya, karena belakangan nambah lagi hobinya seperti main jual-jualan. Alfath punya keinginan suatu saat membangun kerajaan bisnis, punya banyak Toko/Minimarket yang namanya "ALFATHMART", haha mirip-mirip Toko Sebelah dong ya.

Sebagai Mama, tentu saya Aminkan, dan support dengan turut ikutan main jual-jualan bersama Alfath yang berperan sebagai Pemilik Toko sementara saya sebagai Customer-nya. Lucu juga, mengingatkan saya ke masa kecil dulu.

Sudah gak aneh sepertinya lihat luka-luka seperti ini di sikut atau lututnya Alfath, huhu

Bosan dengan permainan di dalam rumah, Alfath pasti akan meminta izin untuk bermain di luar bersama teman-temannya, kalau bukan main bola, biasanya sepedaan keliling Cluster kemudian muter-muterin Taman yang ada Track Spedenya.

Semakin heboh mainnya, semakin ngebut deh sepedaannya, sampai-sampaaaai saya sudah bisa nahan diri supaya gak panik setiap kali Alfath pulang ke rumah dengan luka baret di badannya, entah di sikut, atau di lututnya. Anaknya sih jarang nangis saat jatuh dan terluka ya, yang jadi PR justru saat ngobatin luka-lukanya itu, apalagi kalau baretnya itu cukup banyak.

Alfath pasti meringis sampai pernah nangis karena kesakitan padahal itu baru dibasuh air aja lukanya, belum dikasih antiseptik yang biasanya lebih perih rasanya. Mau gak mau, saya agak tinggiin nada saat minta Alfath tenang sebentar selama dibersihin lukanya, bukan apa-apa, saya hanya takut terjadi infeksi kalau telat dibersihkan dan diobati.

Memang gak setiap kejadian penuh drama, tapi tetap saja ya sebagai Ibu, rasa khawatir itu ada aja. Kalau zaman dulu, setiap terluka pasti diobatinnya pakai obat merah ya, sekarang lebih umum digunakan iodine, namun rasa perihnya itu lho yang akhirnya bikin drama.

Oh iya, ada beberapa fakta tentang obat merah yang saya dapat dari dr.Adisaputra Ramadhinara selaku Certified Wound Specialist Physician, yaitu :
  • Iodine atau obat merah tidak menyembuhkan luka,
  • Iodine dan Alcohol membuat kulit kering, memperlambat proses epitalisasi,
  • Rasa perih/menyengat tidak berhubungan dengan efektifitas penyembuhan luka,
  • Obat merah dapat mencegah bakteri tapi bukan pembersih luka.
Simak juga  beberapa proses penyembuhan luka yang benar :


  1. Bersihkan secara fisik dan biologis,
  2. Tutup luka dengan plester,
  3. Bersihkan luka kembali setiap mengganti plester.

Bersihkan Luka Tanpa Drama dengan Hansaplast Spray Antiseptik

Pucuk dicinta ulam pun tiba, begitulah kata pepatah. Seolah mengeti dengan kekhawatiran kami kaum Ibu, Hansaplast mengeluarkan produk terbarunya yang berfungsi sebagai antiseptik pembersih luka hanya dengan disemprotkan saja.

Dengan Hansaplast Spray Antiseptik, bersihin luka jadinya gak pake perih, selain bisa membunuh kuman-kumannya, juga dapat meminimalisir drama. Leganyaaa, walaupun Alfath sempet takut di awal, tapi setelah beneran disemprotin, eh gak jadi deh meringisnya, malah nyengir dan bilang "beneran gak sakit Maah". Yeayy Alhamdulillah.

Hansaplast Spray Antiseptik jadi Sahabat baru di rumah dan dimanapun
Hansaplast Spray yang berfungsi sebagai cairan Antiseptik ini mengandung bahan aktif 0.1% Decyl Glucoside Tenside dan 0,04% Polyhexanide (PHMB) dan semuanya dikemas dalam larutan ringer. Selain gak pake perih, juga gak pake noda dan bau lho, jadinya lebih aman dan lebih minim efek samping dibandingkan dengan zat antiseptik lainnya.

Langkah-langkah Membersihkan Luka dengan Antiseptik

  1. Semprot luka dengan Pembersih Luka seperti Hansaplast Spray Antiseptik dari jarak kurang lebih 10 cm ke seluruh area luka (ulangi jika diperlukan),
  2. Keringkan secara perlahan di area sekitar lukanya,
  3. Setelah itu boleh dipakaikan plester atau tidak (tergantung lukanya),
  4. pakaikan salep penyembuh luka dari (Hansaplast Wound Care Oitnment) untuk penyembuhan lebih cepat.
Dengan hadirnya Hansaplast Spray Antiseptik, proses membersihkan luka jadi lebih menenangkan dan menyenangkan. Walau terluka, Alfath masih tetap semangat bermain dan belajar, gak kapok terluka, dan gak mudah menangis juga jadinya. Namun begitu, kehati-hatian tetap utama ya, saat Anak bermain (baik di dalam atau di luar rumah) saya selalu mengusahakan diri untuk tetap memantaunya dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan tentunya.

Semprotkan Hansaplast Spray Antiseptik dari jarak sekitar 10 cm ke arah luka
Harganya pun sangat terjangkau Rp. 45.000,-, dan sudah tersedia di Guardian, Watsons, Alfamart, Alfamidi, Lion SuperIndo, Giant, Hypermart, MTI Platinum.

Untuk info lebih lanjut, bisa langsung kunjungi www.hansaplast.co.id dan juga di akun Instagram resminya Hansaplast yaa @Hansaplast_ID dan Facebook Fanpage @HansaplastID

"Dear Kakak Alfath..

Wahai Anak Mama yang semakin pintar, tetaplah jadi Anak yang ceria, bahagia, dan tumbuhlah menjadi Pribadi yang dipenuhi cinta. Jangan takut terluka, karena itu bagian dari proses belajar dan sejatinya akan membuat jauuh lebih kuat lagi dari sebelumnya. Amiiiin."

Love you Kakak Alfath.

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe