Kakak Alfath Disunat

3/09/2019


Dear Kakak Alfath,

Hari ini adalah salah satu hari paling bersejarah untuk Keluarga kita, terutama untuk Kakak. Karena pagi tadi, Kakak disunat.

Sakit ya Kak. Mama tahu. Tapi gak banyak kan ya sakitnya, cuma sedikiiiit.

Mama juga yakin kalau Kakak jagoan, Alhamdulillah tadi lancar semuanya.

Mama sedih waktu Kakak nangis karena tiba-tiba ketakutan saat masuk ruang tindakan, tapi Mama bangga, sangat bangga, apa yang Mama khawatirkan gak terjadi.

Main Game selama Sunat
Iya Kak, Mama sempet khawatir Kakak kabur karena ketakutan banget, huhu. Tapi syukurlah itu hanya pikiran jelek Mama. Ma'afin Mama ya Kak untuk semua prasangka yang gak baik, padahal Papa terus yakinkan Mama untuk mikir positif aja, yakin kakak kuat, toh kakak sendiri yang minta untuk disunat.

Insya Allah itu artinya Kakak sudah siap.

Sekarang tinggal recovery dan rasa lega yang tersisa, plus deg-degan sedikiit karena tugas Papa Mama belum selesai disini, akan tiba saatnya giliran Adek yang disunat. Walau gimana, hati Mama akan tetap lemah saat Anak-Anak Mama kesakitan, Kak.

Tapi percayalah, ini semua untuk kebaikan kalian. Sekarang Kakak bisa Sholat Jum'at lebih semangat lagi. Nanti Sholat wajibnya juga bertahap makin rajin dan tepat waktu, kita tetap belajar sama-sama ya.

Pose dulu sebelum Sunat, Kakak malah ngantuk karena bangunnya subuh banget :))
Ohya, tadi pagi kita berangkat dari rumah jam delapan. Kita sampai di Rumah Sunatan sekitar sepuluh sampai lima belas menit deh kayaknya, sebentar karena jaraknya gak terlalu jauh.

Sesampainya disana, masih sepi. Kakak foto-foto dulu buat dokumentasi.

Syukurlah Kakak berada di urutan awal hari itu, jadi saat tiba di Rumah Sunatan, masih sepi dan leluasa. Kakak bebas main di Playground dulu sambil nunggu Mama Papa selesein Administrasi. Sementara Oma dan Bapak Aki yang sengaja datang dari Garut, setia memantau Kakak yang sedang main sambil pegang Adek yang baru lima bulan usianya.

Sunatnya di Rumah Sunatan
Kak, tadinya Mama pengen sunatin kalian berdua sekaligus lho. Tapi Papa bilang satu-satu aja dulu, setelah dipikir iya juga ya, supaya Mama juga fokus dan concern ke recovery Kakak dulu. Adek menyusul ya nanti. Insya Allah.

Setelah Sunat, mau pasang BandAid yang ada emot senyumnya diwajah, haha
Alhamdulillaaah, Sunatnya selesaaai

Proses sunat agak drama tapi gak drama-drama banget. Belakangan ini Kakak memang sedang perasa sekali hatinya. Apalagi ini momen sakral, wajar kalau Kakak ada rasa takut. Tapi Mama jauh lebih takut sebenarnya Kak, dalam hati Mama berkecamuk tapi Papa yakinkan Mama lagi dan lagi kalau yang kami lakukan ini bukanlah kesalahan apalagi kejahatan, dan lagi Kakak sendiri yang mau. Jadi mengapa harus ditunda?

Alhamdulillah proses khitan sekitar 15 sampai 20 menit. Kakak langsung dipakaikan celana dalam khusus yang ada helm-nya sebagai Pelindung. Dan Kakak langsung nagih janji Mama Papa untuk beliin Kakak mainan di Toys Kingdom haha.

Kalau Kakak ingat, kita memang langsung ke Mall Margocity setelah dari Rumah Sunatan. Kakak makan, beli eskrim, beli beberapa mainan, naik robot sama Papa, foto-foto juga dengan plester emot di pipi kiri.


Abis Sunat, kita ke Mall kak, haha

Mama sengaja fotoin buat kenang-kenangan. Mama ambil foto ini sambil terus ngucap dalam hati, "Alhamdulillah Ya Rabb.. Alhamdulillah.

Kak, Mama tahu beberapa hari ini akan gak nyaman buat kamu jalani hari, dengan Klamp yang masih nempel dan masih ada sedikit rasa ngilu.

Sabar ya sayang, sabar, Mama Papa, Oma, Bapak Aki, Eyang, dan juga Adek, selalu ada disini nemenin Kakak. Jangan takut, Mama dampingi, Mama pelukin selalu, Mama gak kemana-mana.

Senyum dong Kaaaak

Tasyakur sederhana bersama Keluarga

Kak, hari kedua pasca sunat, kita adain tasyakur kecil-kecilan bareng Keluarga. Ada nasi tumpeng seperti yang Kakak minta, Oma bikinin kue bolu dan makanan lain yang enak-enak, Mama bikinin puding Oreo juga, ada kue-kue kecil, dll.

Kakak mau banget ketemu Zafran dari beberapa minggu lalu, Alhamdulillah ketemu ya, seneng lihat kalian main bareng lagi. Ma'afin Mama karena kita pindah, kalian jadi berjauhan.

Kakak dan Zafran
Keluarga Tebet juga hadir, semua semangatin Kakak, do'ain Kakak yang baik-baik. Om Hendi, Tante Dian dan Keluarga Cilengsi juga ya Kak. Dan yang paling ditunggu, Zafran datang sama Adek Zulfan, Bunda dan Abi.

Seharian Kakak Happy dan hanya sesekali terlihat meringis ngilu, sambil tetap semangat main bahkaaaan mau ikut keliling Cluster sore-sore, tapi Papa larang.

Tasyakur sederhana di rumah


Hihi, iya Kak, segitu gak sabarnya Kakak, gak betah cuma duduk diem di rumah karena bosan. Padahal Papa udah sengaja bukain beberapa Channel Anak yang Kakak mau di Indiehome, harapannya Kakak bisa istirahat dan asik nonton, haha.

Selamat ya Sayang, dan terima kasih sudah jadi Anak yang berani. Insya Allah Kakak makin Sholeh, makin semangat belajar Sholatnya, belajar bacaan Sholatnya juga, lanjut terus baca Iqro'nya. Cerdas pikiran dan emosi, makin lembut hatinya, dan mampu menjawab semua tantangan demi tantangan di hidup Kakak.

Barakallah.. Jagoan, My Super Flash.

Mama sayang.


You Might Also Like

1 komentar

  1. Hebat Al-Fath, sudah jadi bujangnya mama Hanni sekarang. Pinter nggak nangis saat disunat.

    BalasHapus

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe