ZooMoo Mengajak Anak-Anak Mencintai Hewan dan Alam Sekitar

2/01/2019


Moms, pernah gak baca artikel, atau nonton berita di TV, atau lihat foto di Instagram, tentang Manusia baik dewasa atau Anak-Anak yang melukai hewan? Saya pernah, bahkan bukan sekedar melukai, melainkan hal keji lainnya seperti hewannya dibunuh, dikuliti, dibakar, dan lain sebagainya.

Berita yang cukup membuat merinding, membuat bertanya-tanya "apa yang terjadi dengan mereka yang melakukan itu? Ada apa dengan hati dan jiwanya? Apakah dilakukan dengan sengaja, atau terpaksa, atau karena demi kesenangan semata?" entahlah.

Yang pasti hal tersebut membuat saya berpikir, rasa kasih dan sayang itu sebenarnya memang gak cuma antar Manusia aja, tapi juga terhadap ciptaan Tuhan lainnya, terlebih ke Makhluk hidup lain seperti hewan dan tumbuhan.


Masa kecil saya sebenarnya cukup menyenangkan, Orangtua tidak pernah melarang untuk merawat hewan seperti burung, kelinci dan marmut. Hingga pada akhirnya, saya (diharuskan) berhenti untuk merawat hewan-hewan lucu itu karena faktor kesehatan. Saya punya alergi yang menyerang ke pernapasan, dan dokter menyarankan saya untuk menjauhi dulu semua alergen termasuk bulu-bulu boneka, karpet bulu, hewan berbulu, dan semua perbuluan.

Sejak saat itu, di rumah sama sekali tidak ada hewan yang diadopsi, sampai saat ini saya sudah menikah dan mempunyai dua Anak laki-laki. Sedih banget, hiks.

Alfath, anak saya yang pertama, usianya sebentar lagi lima tahun. Khas-nya Anak seusia dia, sebagian besar memang Pecinta hewan kan ya, dan itulah yang saya lihat dari Alfath. Awalnya karena di Komplek tempat kami tinggal dulu, sering ada kucing lewat dan bahkan sering diam di halaman rumah. Alfath bayi terbiasa melihat Kucing dan Anak-Anak kucing yang super gemesin.


Semakin besar, Alfath semakin menyukai Kucing dan sepertinya mulai tumbuh rasa sayangnya. Sesekali Alfath mengutarakan keinginannya untuk "memiliki" kucing di rumah. Itu jauh sebelum Alfath punya Adik. Tapi saya dan Papanya sepakat untuk tidak mengizinkan. Bukan karena kami tidak menyukai kucing atau hewan lainnya, tapi karena bagi kami memelihara hewan itu merupakan komitmen yang serius. Kalau kami memutuskan untuk memelihara hewan di rumah, itu artinya kami harus bertanggung jawab penuh dan merawat dengan penuh kesungguhan.

Kami berpikir, dengan kesibukan kami, dan di rumah pun belum ada orang yang bisa dipercaya untuk dititipi hewan, sepertinya kurang bijak kalau memaksakan kehendak. Kami takut nantinya melukai dan bahkan menghilangkan nyawa hewan yang kami pelihara. Jangan sampai pokoknya.

Tapi lalu bagaimana kami mengajarkan Alfath dan Adiknya (Bil) untuk senantiasa mengasihi dan melindungi hewan dan lingkungan sekitar?


Sejauh ini, selain dengan menyayangi hewan liar seperti kucing yang banyak datang ke rumah dengan memberinya makan dan bermain bola, kami juga menyempatkan mengajak Alfath ke kebun binatang atau ke tempat wisata hewan lainnya. Alfath bisa melihat langsung hewan apa saja yang ada disana, tidak hanya kucing, ayam, anjing milik tetangga, dll. Tapi juga hewan yang dilindungi seperti Gajah, Jerapah, Singa, Harimau, Ular, Monyet, dll.

Selain itu, kami sangat terbantu dengan adanya saluran-saluran khusus hewan dan alam di TV kabel. Tontonan edukatif namun seru seperti itulah yang sangat diperlukan Anak. Dengan catatan, beberapa channel Anak tetap perlu pendampingan dari Orangtua saat menonntonnya. Karena walaupun judulnya channel khusus Anak, ada juga film Animasi hewan yang kontennya untuk dewasa, misalkan cerita kucing jantan Jagoan tapi setting ceritanya ada adegan "suka-sukaan" antara Kucing jagoan itu dengan kucing betina yang cantik. Nah kan, takutnya tontonan seperti itu yang malah dilahap Anak-Anak kita.

Kenalan Dengan ZooMoo Yuk!

Moms, bersyukur banget sekarang kita punya Channel khusus dengan tayangan positifnya sebagai tontonan Anak kita, ZooMoo Channel Namanya. Pelanggan First Media tentunya sudah mengetahui Channel yang satu ini ya. ZooMoo ini merupakan saluran interaktif Anak pertama yang berfokus pada dunia Hewan dan Alam, Moms.

Hari Sabtu, tanggal 26 Januari 2019 kemarin, saya berkesempatan hadir di acara serunya ZooMoo bersama Mommies hebat lainnya, tentunya dengan Para Buah Hatinya yang lucu-lucu. Banyak Anak seusia Alfath disana.


Acara yang hangat dan kental suasana Kekeluargaannya ini mengajak Orangtua, juga mengenalkan lebih dekat Channel ZooMoo kepada Anak-Anak yang menyuguhkan tayangan-tayangan yang akan membuat Anak-Anak semakin mencintai Hewan dan Lingkungan.

Beberapa cuplikan video dari Channel ZooMoo ditayangkan di Big Screen, dan kontennya sangat menarik. Isinya edukasi mengenai hewan tapi cara menyajikannya sangat fun dan unik. Melihat Anak-Anak dari seluruh Undangan yang hadir yang antusias menonton video-video itu, membuktikan bahwa konsep dari tayangannya "diracik" sedemikian rupa sehingga konsepnya mengena ke hati dan pikiran Anak-Anak.

ZooMoo merupakan Kolaborasi antara beberapa pembuat Film kehidupan alam liar terkemuka, Pendidik Anak-Anak usia dini dan Pengembang Teknologi. Semua Program di ZooMoo dapat menghibur Anak dengan keajaiban dunia hewan, yang tentunya dapat meningkatkan hubungan Emosional mereka dengan Alam.

Moms, disini saya jadi tersadarkan, bahwa yang penting bagi Anak itu bukam sekedar IQ dan EQ, tetapi kita juga harus mengedepankan AQ (Animal Quotient).


Kecintaan Anak terhadap hewan sangat penting untuk diperhatikan. Karenanya Anak-Anak kita perlu ditingkatkan pengetahuannya mengenai hewan, mulai dari deskripsinya, karakteristiknya, perilaku dan juga habitat dari hewan itu sendiri.

Terutama karena menurut laporan dari Living Planet 2018 dari WWF, Populasi Margasatwa itu menurun sebanyak 60% hanya dalam kurun waktu 40 tahun, hiks. Hilang dan berkurangnya habitat alami serta eksploitasi lah yang menyebabkan turunnya jumlah populasi spesies.

Masa depan dan nasib Manusia di Bumi ini bergantung juga kepada kondisi Alam dan Hewannya ya Moms, selain kita, menjadi tugas Anak-Anak kita di masa depan lah untuk menjaganya. Karena itu, perlu dibangkitkan rasa tanggung jawabnya terhadap lingkungan.

Ohya Moms, di acara kemarin turut hadir beberapa Pembicara yaitu Mba Sally Kailola dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara. Turut hadir juga Bunda Merry Inggriani yang sudah tidak asing lagi nih di kalangan Mommies terutama yang mengikuti keseharian Putrinya yang menggemaskan, siapa lagi kalau bukan Moonela. Akhirnya bisa lihat Moonela dari jarak dekat, lucunya waktu Munel dilukis wajahnya jadi Kelinci.


Menurut Bunda Merry, Munel juga sempat ingin memelihara hewan yang sayangnya susah untuk dipelihara di rumah, akhirnya dikasih pengertian bahwa tidak semua hewan dapat kita pelihara, karena mereka harus hidup di alam bebas.

Sementara, perwakilan dari ZooMoo sendiri adalah Stella Seet selaku Brand Manager-nya ZooMoo. Mba Stella mengatakan bahwa Anak-anak itu pada dasarnya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hewan. Mereka suka hewan berbulu dan biasanya memiliki boneka hewan sebagai mainan pertama mereka. ZooMoo sendiri merupakan ensiklopedia yang memberikan informasi seputar kehidupan hewan serta alam yang mudah dipahami anak dan menghibur. Dengan meningkatkan AQ Anak, kesadaran dan kecintaan mereka terhadap hewan dan alam akan semakin besar, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi Masyarakat yang mencintai Bumi. 

Kembangkan AQ Anak Bersama ZooMoo

Jujur, ini pertama kalinya saya mengenal Channel ZooMoo dan langsung jatuh cinta. Suka sekali dengan konsep tayangannya yang dapat mengembangkan AQ Anak-anak. ZooMoo dapat membawa mereka mengeksplorasi dunia hewan dan alam melalui program-program spesial namun tidak monoton dan membosankan.

Setiap Program dikemas menjadi sangat menyenangkan untuk ditonton dan dinikmati tidak hanya Anak-anak tapi juga seluruh keluarga. Banyak tayangan yang menghibur, interaktif, dan edukatif. ZooMoo menggabungkan footage margasatwa dengan boneka, animasi dan teknik naratif, sangat cerdas sekali pengemasannya. Anak-anak akan menikmati setiap tayangan sambil tertawa-tawa dan rasa penasaran yang luar biasa tinggi, kemudian akan menyerap semua ilmu yang "dihidangkan" khas-nya Anak-anak.


Apalagi ZooMoo berkolaborasi dengan beberapa pembuat film kehidupan alam liar yang terkemuka di dunia dan pendidik anak-anak usia dini yang terkenal. Bisa dipastikan ya acara-acara yang disajikan mempunyai karakter yang akan disukai anak karena lucu dan berbulu. Secara tidak langsung, rasa sayang anak terhadap hewan akan semakin tumbuh.

Download Aplikasi ZooMoo di App Store atau Google Play

Ini nih yang bikin happy, karena selain channelnya yang dapat dinikmati di TV Kabel First Media, ZooMoo ini mempunyai aplikasi yang bisa kita download secara gratis di App Store atau Google Play. Jadi kita tetap dapat menikmati salurannya di manapun ya. Dan tahun ini ZooMoo akan menghadirkan program-program barunya yang dapat mendorong daya pikir Anak, seperti serial Animasi Jelly Jamm, serial Prakarya Kooki's Crafty Show, ada Ensiklopedia hewan ZooMooPedia juga dan musim terbaru dari serial favorit Lost! dan Teddies.


Wow.. Moms, senangnya ya kalau dapat memberikan Anak-anak kita tontonan yang sesuai dengan usianya, apalagi kalau tontonan tersebut sangat edukatif. Jadi gak sabar nih ingin segera download aplikasi ZooMoo juga.

Moms semua jangan lupa download juga ya.






You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe