Review Medela Swing - Pompa ASI yang Bisa di-Charge Dengan Power Bank

11/22/2018


Hai Haaaai..
Para Mommy "Zombie" mana suaranyaaa?

Masih semangat dong walau kantung mata udah makin tebeel, demi buah hati tercinta ya Mooom kita harus kuaaat.

LOL.

Kembali menikmati rutinitas dengan Bayi itu bikin berasa Dejavu. Kayaknya baru kemarin deh lahiran Alfath dan mengASIhi dia hingga usianya hampir tiga tahun. Sekarang udah ada lagi bayi gemes yang kerjaannya nenen-bobo-pupup-pipis-nangis-repeat, ah enak sekali hidupnyaaa, haha.

Eh, Alfath emang menyusui hingga usia hampir tiga?
Yess, Alfath disapih selama itu memang, dua tahun sepuluh bulan tepatnya, dengan metode WWL (Weaning With Love) yang ternyata bagi kami membutuhkan waktu lebih lama daripada mereka yang rata-rata hingga usia anak dua tahunan aja. Tapi prosesnya kalau diingat-ingat bikin kangen juga. Time flies, Alfath sekarang usianya menuju tahun kelima, Officially jadi Kakak dari Adeknya, "Bil" namanya.

Melahirkan Bil, gak tiba-tiba bikin saya lebih jago dalam hal mengurus anak, tetap banyak yang saya pelajari, apalagi hampir lima tahun gak pegang bayi jadinya agak kaku lagi pegang new born, huhu. Tapi untungnya banyak yang support di sekitar terutama dari Randi.

Randi selalu standby di malam hari walau harus ngantuk-ngantuk, seperti halnya dulu, kali ini pun dia masih bertugas gantiin popok dan sendawain Bil setiap abis dinenenin atau dikasih ASIP, dengan itu saya bisa lebih menikmati recovery pasca lahiran dengan Istirahat lebih banyak.

ASIP? Berarti harus pumping dong?


Iya, kali ini saya pumping juga sama kayak dulu waktu mengASIhi  Alfath. Menurut saya pribadi manfaat memompa ASI itu cukup banyak, terutama karena Bil kemarin sempet Tongue Tie yang bikin dia kehausan banget sementara Payudara kanan saya udah bengkak. Nanti deh ya saya bikin tulisan terpisah mengenai itu Insya Allah.Karena kali ini saya pengen sharing tentang alat pumping baru yang saya gunakan, yaitu MEDELA SWING.

Mommies sekalian ada yang pakai Medela Swing jugakaah?

Flashback Pertama Kali Mengenal Medela
Produk Medela ini ternyata sudah ada di Tanah Air lebih dari 20 tahun lamanya. Saya sendiri pertama kali mengenal dan menggunakan pompa Medela pada saat melahirkan Alfath sekitar 4,5 tahun lalu. Sebagai Ibu baru, saat itu saya sedih banget karena merasa ASI kok gak keluar banyak, padahal itu hal yang normal ya, di beberapa hari pertama yang keluar biasanya Kolostrum terlebih dulu.

Puncak stress saya rasakan waktu Alfath harus disinar karena Billirubinnya tinggi. Alfath masuk NICU sekitar tiga hari, dan saya sengaja "buka kamar" di Rumah Sakit tempat Alfath disinar yang juga merupakan tempat saya lahiran. Alasan saya milih nginep di Rumah Sakit karena gak mau jauh dari Alfath, dan supaya gak usah bolak balik buat anterin ASIP.

Ternyata, di Rumah Sakit pun saya tetap sedih banget, karena ASI saya gak mencukupi sementara Alfath sangat kehausan. Hingga salah satu Suster menawarkan saya alat pumping Medela, katanya pakai yang elektrik aja supaya tangan saya gak capek, dan saya bisa lebih tenang lagi.

Saya baru tahu kalau Medela yang buatan Swiss ini memang dipercaya oleh Rumah Sakit dan Profesional di Dunia. Berarti kualitasnya gak perlu diragukan lagi ya.

 


Kesan Pertama saat Menggunakan Medela Swing
Pertama lihat bentuknya hampir mirip dengan alat pumping yang saya punya sebelumnya, cuma beda warnanya, Medela ini warna pompa dan sparepartnya dominan kuning muda (atau apa ya namanya?), lucu banget deh pokoknya, suka!.

Kelebihannya juga ternyata banyak, beberapa diantaranya saya paparkan dibawah ini :

Kelebihan Medela Swing

  • Alat pumpingnya sangat nyaman digunakan. Yang sangat saya suka karena dia gak bikin puting saya sakit dan bengkak.
  • Bisa bantu ngosongin PD (Payudara) dengan lebih baik dibandingkan dengan pompa ASI saya sebelumnya.
  • Swing ini punya dua tahapan memerah, yaitu stimulasi dan memerah, jadi mirip-mirip dengan ritme hisapan bayi.
  • Bisa mancing LDR (Let Down Reflex) lebih mudah dan berkali-kali.
  • Hasil "perahan" lebih banyak padahal baru pumping beberapa menit aja, huaaa senaaang.
  • Bisa dibawa kemana-mana karena bentuknya yang praktis.
  • Gak ribet karena sparepart-nya gak begitu banyak.
  • Mudah dibersihkan.
  • Suaranya cukup halus, gak berisik, jadinya gak perlu bikin Orang rumah kaget kalau lagi pumping subuh-subuh, haha.
  • Ohya, kerennya lagi. Medela Swing ini bisa pakai power bank, colokan ke listrik, dan baterai! Jadi pilihan sumber dayanya banyak kalau mau dibawa kemana-mana. Cocok banget bagi Busui macam saya dengan tingkat mobilitas yang lumayan tinggi.
  • Untuk penggunaan power bank di Medela Swing, gunakan kabel daya dan power bank dengan output 5V1A agar bekerja secara maksimal!
Pertama kali merakit Sparepart Medela Swing ini saya minta bantuan Randi karena di bayangan saya pasti ribet. Eh ternyata, saya bisa rakit sendiri dengan mudah lho.


Ada empat tombol yang terdapat di motornya, yaitu tombol ON/OFF dibagian atas, tombol untuk menambah dan mengurangi tekanan di bagian kanan dan kiri, dan yang spesial (gak ada di alat pompa saya sebelumnya) yaitu adanya tombol Let Down di bagian bawah yang berfungsi untuk mengubah tahap Stimulasi ke tahap memerah. Di bagian bawah motor, kalau dibalik, ada tempat kita untuk memasang baterai.

Ohya, Medela Swing ini akan berhenti otomatis ya kalau selama 30 menit dihidupkan tanpa ada perubahan seperti perubahan hisapan.



Menjadi Ibu Pintar dengan Medela Swing

Menjadi Ibu Pintar memang gak semudah itu ternyata, sangat banyak hal yang harus dipelajari dan di-update di dunia Motherhood ini. Namun hal itu justru bikin saya lebih semangat untuk terus belajar, termasuk tentang dunia E-Ping.

Di awal saya mempelajari tentang memompa ASI, saya harus berjuang keras supaya bisa mendapatkan LDR, dengan berbagai upaya supaya mood saya bagus dan hormon endorfin meningkat.

Ternyata, memang gak cukup dengan itu, saya juga harus cermat dalam pemilihan Pompa ASI, dan selalu jaga kabersihan (higienitas) Pompa ASI tersebut.



Soal membersihkan pun sekarang berbeda, kalau sebelumnya saya ogah-ogahan cuci steril Pompa ASI, kali ini jadi lebih rajin bersihin. Alat pumping sebelumnya memang agak ribet dengan sparepart atau printilannya yang lumayan banyak, sedangkan Medela Swing ini cukup simple gak terlalu banyak yang harus dibongkar pasang saat proses pencucian. Dijamin deh ASIP-nya Baby Bil terjaga kebersihannya.



Yang bikin happy lagi, dengan Medela Swing saya bisa dapat ASIP lebih banyak, gak berasa tahu-tahu udah hampir 100ml aja dalam waktu yang relatif singkat. Maklum, ASI saya yang terlalu melimpah, tapi Alhamdulillah sangat lebih dari cukup.

Biasanya saya dapat sekitar 60ml dalam kurun waktu 10 menitan. Tapi sekarang 10 menit bisa dapat 80ml-100ml bahkan lebih, hal itu berkat LDR yang terjadi berulang kali, yeayyyy Busui manapun pasti happy kalau kayak gini caranya. Semoga semakin besar usia Bil, semakin banyak juga produksi ASI-nya, Amiiin.

Pumping lebih happy, dapat ASIP lebih banyak karena LDR berkali-kali
The point is, pumping pakai pompa Medela Swing ini bikin lebih optimis karena bisa ngalamin LDR berkali-kali. Kayaknya bakal jadi andalan buat dipakai entah di rumah atau di mobil, jadi bisa pumping saat perjalanan juga, karena itu jangan sampai lupa untuk bawa Power Bank kemana-mana nih. Kebetulan sekarang memang sedang "nabung" ASIP buat bekal nanti kalau kembali disibukkan dengan kegiatan di luar rumah sih.

Recommended nih Mom!

Makin semangat meng-ASI-hi dan tetap produktif mengerjakan hal lain bikin happy banget rasanya. Semoga Adek Bil sehat-sehat terus yaa, makin embul makin aktif dan lulus ASI hingga S3 nanti.

Ganbatte!!

Semangat berjuang ya Para “Mommy Zombies” dimanapun, kita semua hebaaat.








You Might Also Like

8 komentar

  1. Aku juga pake pompa asi walau di rumah aja, asi jadi banyak terus kalau makin dipompa.

    BalasHapus
  2. Gemes ih kalau liat produk produk gini zaman sekarang ya dimudahan deh biar niat kasih ASI sampai ya pada usia yang tepat

    BalasHapus
  3. Aku tau produk2 Medela ini bagus. Dulu penrah coba sendoknya. Harga lumayan tinggi sih tapi sesuai doong dengan kualitasnya. Ini canggih ya alat pompa ASI nya bisa dicharge jadi praktis dibawa ke mana2 ga rempong. Bisa memerah susu lebih banyak pastinya. Sangat membantu mahmud kayak mb Hani :D

    BalasHapus
  4. Andaikan dulu udah ada Medela yg bisa dicolok ke powerbank, rasanya aku bakalan beli deh. Soalnya ngerasain banget pakai pompa manual itu oh my god, gak natural keluarnya, jadi bikin atittt 😂

    BalasHapus
  5. Wah kalau ada Medela bisa di colok di power bank bener bener inovasi banget. Jadi ga ribet pas travelling ya mba :)

    BalasHapus
  6. Pompa asi ini andalan aku waktu menyusui dan tetap bekerja, jadi stok asi aman di rumah. Btw dengan pompa asi yang kompatibel dengan power bank begini jadi lebih praktis ya dan ready digunakan kapan dan di mana saja gak takut kehabisan daya

    BalasHapus
  7. Asik ya mbak kl bisa di cas menggunakan Power Bank, jadi lebih praktis dan bisa dibawa kemana aja. Noted banget nih mbak kl saya punya baby bisa gunakan Medela

    BalasHapus
  8. Pompa asi aku yang pertama juga Medela mbak. Ini merek pompa asi emang juarak deh! Cuma dulu aku pakainya yang Medela zaman dulu (lupa nama serinya) pakai batere dan yang manual. Meskipun harganya lumayan, tetapi awet banget. Asyik ya kalau bisa di-charge pakai power bank. Nggak perlu ribet cari colokan untuk recharge baterenya.

    BalasHapus

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe