Alergi Bukan Penghalang Untuk Anak Tetap Berprestasi

5/01/2016


Halo Moms, dan seluruh Ibu di dunia (Bapak-bapaknya juga boleh baca lho ya), kalau udah pernah baca tulisan tentang anak saya (Alfath) di blog ini, pasti sudah pada tahu ya kalau Alfath alergi dairy food sejak lahir. Saat ini dia berusia dua tahun, fase dimana alerginya sudah banyak berkurang, Alhamdulillah.

Kalau di runut lagi ke belakang, “perjuangan” yang kami lalui memang mengharukan Moms, di mulai saya sebagai busui yang juga ikut-ikutan harus pantang dairy food demi supaya Alfath gak kambuh batpil (batuk pilek) alerginya, hingga Alfath mulai MPASI di usianya ke enam bulan yang semua menunya jauh-jauh dari produk susu sapi dan turunannya, sekalipun bikin bubur susu, ya susunya dari ASI saya sendiri.

Kesannya saya “jagoan” banget ya Moms bisa jauhin semua dairy food, tapi kenyataannya sesekali saya “bandel” juga karena gak tahan pengen minum susu atau nyemil martabak keju yang super enyak itu. Hasilnya, Alfath batpil alergi beberapa hari.


Alfath yang dari lahir udah gembil (3,4 Kg) mengalami penyusutan BB (Berat Badan) dan sempat jadi tirus banget hingga mengundang banyak pertanyaan dari banyak orang (khususnya yang gak tahu tentang alergi dan dampaknya). Kondisi tersebut sempat membuat saya kesal dan stres karena seolah mereka menyudutkan saya dengan pertanyaannya itu, seolah saya ditodong dengan kalimat “Wah, anaknya diurusin gak sih? Kurus amat!”, saya cuma bisa nahan marah dan kadang cengengnya kumat, nangis.

Tapi, justru kondisi Alfath lah yang menggiring saya untuk mencari tahu tentang alergi khususnya alergi pada anak sebanyak-banyaknya. Karena itulah saya jadi mengetahui mengenai World Allergy Week.
Alergi adalah reaksi salah dari sistem kekebalan tubuh terhadap suatu zat yang dianggap berbahaya padahal zat tersebut tidak berbahaya, seperti serbuk sari, bulu binatang dan lain sebagainya, yang dalam hal ini di sebut Alergen.
Dampak alergi terhadap kesehatan seperti gangguan di kulit (bentol, ruam, gatal, dll), gangguan pernafasan (bersin-bersin, nafas berbunyi, tenggorokan gatal, dll), dan gangguan pencernaan (mual, muntah, diare, BAB berdarah, dll). Selain itu, jika tidak ditangani dengan tepat, alergi dapat mengganggu konsentrasi belajar anak dan tentu saja menjadi beban ekonomi (mengingat biaya dokter dan obat-obatan penunjang yang tidak murah).
Hospital Parenting Seminar di salah satu Rumah Sakit Depok, tahun 2014.
World Allergy Week ini merupakan program tahunan inisiasi World Allergy Organization (WAO) dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai alergi dan penyakit lainnya yang terkait, serta menggagas pelatihan dan sumber daya untuk melakukan diagnosa dan tindakan pencegahan. 

Nah, berkaitan dengan itu ternyata Kalbe Nutritionals melalui Brand Morinaga, menggagas Morinaga Allergy Week melalui "Kampanye semua dari ingin tahu : Tau, cegah & atasi, serta sebar informasi yang tepat khususnya mengenai alergi pada anak". Kampanye yang dilaksanakan pada April 2015 lalu ini sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman akan alergi sejak dini. Dengan begitu sebagai orang tua, kita dapat pastikan alergi tidak menghambat potensi si kecil.

Live Chat saya di www.cekalergi.com/livechat
Sebagai seorang Mama yang baru mempunyai satu orang anak dan kebetulan saya sendiri mempunyai riwayat alergi & sinusitis yang secara genetik alerginya menurun kepada anak saya Alfath, saya merasa “wajib” untuk terus menggali informasi mengenai alergi dan menyebarkannya kepada para orangtua yang lain melalui tulisan (kebetulan saya mempunyai hobi menulis di blog), untuk meningkatkan kesadaran pentingnya mendapatkan informasi alergi secara benar agar bisa mendukung si kecil yang #AlergiTetapBerprestasi.

Beberapa hal yang saya ikuti sebagai penunjang dari misi saya di atas adalah mengikuti beberapa kegiatan yang difasilitasi oleh Morinaga, yaitu Coaching Clinic di KalCare Jakarta, Hospital Parenting Seminar, dan juga Live Chat. Dengan itu saya berharap dapat lebih Tau mengenai informasi alergi yang tepat, kemudian dapat menCegah dan mengAtasi alergi sejak dini bagi anak kedua saya kelak, dan juga saya ingin dapat terus berbagi (Sebar) pengalaman bagaimana saya setia mendukung anak saya yang alergi supaya dia dapat terus berprestasi dan meraih apapun yang di cita-citakan di masa depan.

Coaching Clinic di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Coaching Clinic di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Suasana nyaman dengan fasilitas lengkap di KalKare Bintaro Xchange (Doc. Pribadi)
Di Coaching Clinic yang bertemat di KalCare Bintaro XChange, saya dapat bertemu langsung dengan dokter alergi anak untuk kemudian melakukan konsultasi. Suasana yang kondusif dan sangat ramah anak disana membuat saya nyaman dan malah keasyikan konsultasi hingga lupa waktu. Dokternya ramah dan menjawab setiap pertanyaan dengan detail sehingga mudah di pahami.

Saya kembali diingatkan untuk mengajak anak saya melakukan cek alergi supaya benar-benar dipastikan apa yang menjadi alergennya. Alfath memang belum melakukan cek alergi dan dinyatakan alergi susu sapi karena hasil dari program eliminasi menu menunjukan Alfath selalu batuk pilek setelah mengonsumsi dairy food (makanan/minuman yang mengadung susu sapi dan turunannya). Tapi dalam waktu dekat rencananya saya akan menjadwalkan Alfath untuk cek alergi.

Alfath senang sekali bermain di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Alfath senang sekali bermain di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Alfath senang sekali bermain di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Alfath senang sekali bermain di KalKare Bintaro XChange. (Doc. Pribadi)
Dokternya juga membuat saya semakin tenang karena memaparkan bahwa alergi anak yang di karenakan makanan/minuman mempunyai kemungkinan berkurang dan bahkan hilang pada usia anak tiga tahun ke atas. 

KalCare di Bintaro XChange ini juga mempunyai tempat bermain anak yang ceria, sehingga Alfath anteng main di sana selama saya di ruangan dokter bersama beberapa teman Blogger saya sesama Ibu dari anak dengan riwayat alergi. Wah, kebayang dong kalau ibu-ibu sudah berkumpul membahas hal yang sama, seru banget pastinya.

Selain Coaching Clinic, saya juga tidak membuang kesempatan untuk Live Chat di www.cekalergi.com. Di sana saya kembali berkonsultasi dengan dokter alergi anak yang setia memberikan jawaban langsung dari pertanyaan yang di ajukan pada saat sesi Live chat berlangsung.
Morinaga Soya dengan segala kebaikannya. (Doc. Pribadi)
Morinaga P-HP dengan segala kebaikannya. (Doc. Pribadi)
Dan jauh sebelum saya melakukan kedua hal di atas, saya juga menyempatkan diri untuk hadir di Hospital Parenting Seminar yang di adakan oleh Morinaga di salah satu Rumah Sakit Ibu dan Anak yang ada di Depok. Disana pertama kalinya saya mendapatkan pencerahan langsung mengenai alergi anak, dan juga dapat melakukan tanya jawab dengan dokter yang menjadi Narasumber, yang akhirnya menjadi dokter alerginya Alfath hingga sekarang, yaitu dr.Nia.

Moms, dari semua yang saya pelajari mengenai alergi, saya mengambil kesimpulan yang bisa dianggap saran bagi semua Ibu di manapun, beberapa di antaranya adalah :

  • Berikan ASI eksklusif minimal 6 bulan sebagai nutrisi paling baik untuk buah hati kita.
  • Apabila Moms kesulitan memberikan ASI karena indikasi medis dan si kecil belum pernah mengonsumsi susu sapi, konsultasikan kepada Dokter Anak kemungkinan pemberian Susu Protein (formula) Hidrolisat Parsial sebagai pemenuhan nutrisi si kecil dan sebagai alternatif solusi pencegahan timbulnya alergi pada si kecil.
  • Lalu, jika si kecil sudah menunjukkan gelaja-gelaja alergi, segeralah konsultasikan kepada Dokter Anak kemungkinan pemberian Susu (formula) soya sebagai pemenuhan nutrisi si kecil dan sebagai alternatif solusi penanganan alergi susu sapi serta produk turunannya.
Semoga beberapa kesimpulan dan saran di atas dapat menambah referensi Moms supaya lebih aware mengenai alergi pada anak khususnya alergi susu sapi.
Moms, saat ini saya bahagia sekali karena apa yang saya khawatirkan sebelumnya tidak benar-benar terjadi. Dulu, saya sempat khawatir kalau tumbuh kembang anak saya akan terganggu karena alergi, syukurlah itu tidak terjadi, selain karena kekuatan do’a, saya yakin semua berkat ikhtiar-ikhtiar yang saya lakukan dalam menyikapi alerginya seperti yang saya tuliskan di atas.

Saat ini, anak saya Alfath tumbuh dengan baik seperti anak lainnya yang seusia dia, tidak ada kurang suatu apapun, kalaupun terjadi penurunan berat badan dari sebelumnya, itu tidak lagi saya takutkan selama pertumbuhannya sesuai grafik seharusnya. Karena sebelumnya, Alfath adalah bayi yang gembil dengan paha berlipat-lipat, wajar kalau banyak orang yang lama tidak melihat Alfath secara langsung merasa sedikit kaget dengan kelangsingan Alfath saat ini, tapi saya malah suka dengan tubuh proporsionalnya Alfath sekarang.

Di Tonton dulu yuk video seru tentang beberapa kegiatan saya dalam mencari tahu mengenai alergi anak. Disini juga terlihat keaktifan dan keseruan Alfath saat bermain.


Alfath telah ber-transformasi menjadi anak yang sangat aktif, ceria, sedang dalam fase seperti sponge yang mudah sekali menyerap apa yang dipelajari di sekitarnya, dan mungkin hal tersebut juga yang membuat Alfath sudah mulai mempunyai cita-cita. Lucu sekali waktu saya dengar dia berceloteh ingin menjadi macam-macam, dan selalu berubah seiring hobi dan Idola barunya bertambah.

Saat melihat pesawat, Alfath berceloteh ingin jadi Pilot, namun saat melihat mobil cita-citanya berubah ingin menjadi pembalap. Begitupun saat melihat bus, Alfath bercita-cita ingin menjadi supir bus, haha. Saat ini Alfath masih belum mempunyai cita-cita yang pasti, seiring banyaknya hal yang dia pelajari, akan menggiring dia ke cita-cita sebenarnya yang akan selalu kami (Papa Mama Alfath) dukung. Kami bersyukur sekali, Alfath sangat memberikan warna di hidup kami.

Kabar baiknya lagi, semenjak usianya satu setengah tahun, saya mengenalkan susu lain selain ASI kepada Alfath, dan dalam pemilihan susu (formula) ini pun saya tidak sembarangan, saya memilih produk Morinaga seperti Morinaga Soya dan Morinaga P-HP untuk tumbuh kembang optimal anak di atas usia satu tahun.

Morinaga Chil Kid Soya MoriCare+ ini adalah formula pertumbuhan bergizi dengan isolat protein kedelai, dan kombinasi antara zat gizi makro (protein) dan mikro (vitamin dan mineral) yang dapat memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhannya anak usia 1-3 tahun seperti Alfath.

Sedangkan Morinaga Chil Kid P-HP MoriCare adalah susu pertumbuhan dengan protein whey terhidrolisa parsial, kombinasi antara zat gizi makro (protein) dan mikro (vitamin dan mineral) yang dapat memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan anak usia 1-3 tahun juga Moms.

Alergiku hampir hilang, Senangnyaa :*
Produk Morinaga Platinum MoriCare+ Prodiges merupakan sinergi nutrisi tepat untuk para generasi Platinum dengan kecerdasan multitalenta dan pertahanan tubuh ganda. Karena di rancang khusus untuk si kecil dengan bakat alergi, maka Morinaga ini pas sekali menjadi pendamping buah hati tercinta yang mempunyai alergi.

Nah Moms, ini sedikit cerita pengalaman saya mendampingi dan menjaga putra saya tercinta dari alerginya. Ternyata, alergi bukan penghalang anak untuk tetap berprestasi dan bercita-cita. Selama kita terus menjadi orangtua yang tidak lelah mencari tau, untuk kemudian dapat mencegah dan mengatasi, serta menyebarkan informasi khususnya mengenai alergi pada anak. Moms sendiri, apakah punya cerita tentang celoteh cita-cita si kecil dengan bakat alergi? sharing yuuuuk berbagi ilmu.

Moms, simak juga video dibawah yuk, ada si lucu Anabel dengan Mama Astrid yang juga menceritakan pengalaman tentang anak alergi dan celoteh cita-citanya Anabel.



Ohya, untuk informasi lengkap mengenai produk-produk Morinaga, Moms bisa mengunjungi beberapa akun media sosial dan juga web di bawah ini ya Moms, sampai jumpa di sharing selanjutnya.

Website : www.cekalergi.com | FB : Morinaga Platinum | Twitter : @Morinagaid 
 Instagram : @MorinagaPlatinum

#AlergiTetapBerprestasi

You Might Also Like

8 komentar

  1. Acaranya menarik banget mbak. Pengen juga ikutan acara kayak gini buat bekal ilmu mengurus anak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru dan banyak memberikan pencerahan. Iya mbak, sesekali bisa menyempatkan diri ke acara seperti di atas, baik yang berbayar ataupun gratis, semua sepadan dengan ilmu yang di dapat. :)

      Hapus
  2. Enak ya kalo ada produk yg menyesuaikan berbagai kebutuhan anak.

    BalasHapus
  3. anak saja untungnya ngak ada alergi apapun tapi makasih sharingnya mak ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mbak, sehat2 terus sekeluargaaa:*

      Hapus
  4. Toss mak...anakku juga alergi susu hingga sekarang... jadinya mungil sih..sedih aku

    BalasHapus
    Balasan
    1. *Toss*

      Kita maksimalkan di empat tahun pertama mba, berikan asupan Protein yang maksimal supaya di usia empat tahun kesana bisa menyusul ketinggalan. Yang penting sih memang sehat dulu ya mba, dan pantau pertumbuhan usahakan sesuai grafik sambil kita terus konsultasi ke dokter alerginya.

      Semangaaat :*

      Hapus

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe