Yang terjadi setelah Mama Alfath kembali bekerja.

3/07/2016


Yang terjadi setelah Mama Alfath kembali bekerja. Rutinitas di keseharian sudah pasti berubah total. Dari mulai bangun sampai menjelang tidur lagi. Tidak hanya kebiasaan saya dan suami yang berubah, kebiasaan Alfath pun di rubah supaya ritme nya berjalan dengan baik.

Kehebohan pagi-pagi :
Papa Mama Alfath bangun duluan, dan mulai riweuh ini itu. Seringnya sih Papa Alfath yang duluan bangun, sholat subuh, nyiapin sarapan, mandi, bangunin Alfath, mandiin Alfath. Hahaha, love you to the moon and back, beib.

Saya nyusul bangun, biasanya masih dalam keadaan capek sisa-sisa semalam. Lanjut mandi, dan siap-siap. Masih dengan jeltag.

Ketika Alfath ditinggal kerja, harus dipastikan dia dalam keadaan sudah mandi dan sarapan. Kadang sarapan nya dilanjutkan sama Ibu (yang ngasuh Alfath). Di usianya yang baru ultah kedua, Alfath lagi rampus-rampusnya makan dan terutama nyemil. Makannya banyaaak.

Kadang saya yang siap-siapnya kelamaan atau Alfath yang tiba-tiba cranky tak berkesudahan, bikin Papa Alfath telat sampe kantor, hiks. Entah berapa kali dia di tegur atasan, karena anak istrinya. Ma'af ya Papa Alfath.

Papa Alfath duluan pulang kerja dibanding saya, sebelum magrib sudah dirumah dan main-main dengan Alfath. Sementara saya, jam segitu masih berjuang di stasiun kereta dan siap berjejalan selama perjalanan pulang. No wonder saat sampai rumah, badan kretek-kretek, capek banget rasanya sementara saat di depan Alfath harus tetap jadi Mama yang ceria dan cheerfull. Lagian biasanya rasa capek seketika hilang saat peluk Alfath dan lihat senyumnya dia, tapi kemudian rasa cepek kembali terasa setelah Alfath bobo. Huhu. Setelah itu langsung bobo? enggak.

Walau bekerja kantoran, saya masih sempetin blogging walau yaaa.. gak setiap hari bisa rutin nulis. Semampu nya aja, itupun dengan catatan postingan jarang atau telat di share di sosmed. Malam hari niatnya pengen share postingan, tapi apa daya yang terjadi malah yang diluar niat. Malah pantengin isi timeline, komen-komenin, blogwalking, dan lain lain hingga lupa buat share postingan sendiri. Tiba-tiba badan sudah ada di kasur dan siap menjelajah dunia mimpi.

Sekarang gak bisa (baca : gak boleh) lagi bobo kemalaman, karena gak cuma Alfath aja yang suka cranky pagi-pagi, saya juga, haha. Kalau masih ngantuk, pengen resign aja bawaannya hanya demi menghilangkan rasa kantuk yang ada. Tapi setelah mandi, melek, dan ingat tentang 'akselerasi hidup' yang sedang dikejar, semangat kembali membara. Hidup di Jakarta mahal ciiiin, walau cuma di pinggirannya doang. Haha. 

Jadi biar lebih semangat, Papa Alfath selalu usap-usapin punggung saat bangunin istrinya. Asiiiiik.

Sekarang sedang membiasakan untuk lebih banyak makan makanan rumah ketimbang beli atau makan diluar yang sekali makan harganya bisa untuk makan seminggu kalau masak sendiri. Tapi PR nya, ya harus siapin tenaga buat masak, juga siapin list mau masak apa untuk seminggu ke depan. Nah untuk hal-hal seperti ini, tak jarang banyak drama nya juga, ZzZzzz. Drama is never ending.

Ohya, sebulan ini udah gak pakai jasa mba yang khusus cuci gosok. Demi penghematan, Mba yang satu kami 'berhenti'kan, hiks. Nambah PR? iya banget. Capek? iya banget. Tapi yang capek banget sih biasanya Papanya Alfath, kerjaan yang berat-berat dirumah dia yang handle, nyadar diri punya istri yang gak boleh kecapekan (mikir) dan kalau stres bisa kumat alergi nya, akhirnya dengan hati yang besar dan (semogaa) tetap ikhlas, dia kerjain semuanya. Saya tinggal kerjain sisanya doang dan lebih ke temen mainnya Alfath.

So far, semua masih aman terkendali berkat Papanya Alfath yang gak banyak ngeluh, tapi banyak bekerja. He's a great hubby and Pappa. Kalau setiap keluarga punya Pahlawannya masing-masing, di keluarga kecil saya, tetap Papanya Alfath a.k.a suami tercintalah Pahlawannya, haha. *Kalau bukan istri, siapa lagi yang muji suami?. LOL 

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe