Botol Natural Wide Neck Philips AVENT : Botol Susu Generasi Baru

2/28/2016


Kalau nulis tentang ASI dan segala perjuangan yang pernah saya alami waktu melahirkan anak saya Alfath, pasti bawaannya cengeng deh. Tapi lama-lama rasa sedih bertukar menjadi rasa syukur yang teramat sangat, karena perjuangan berbuah “kemenangan” bagi kami. Saya sempat menulis tentang perjuangan tersebut (teman-teman boleh ubek-ubek di blog ini), namun disini saya tulis lagi secara singkat ya.

Dua tahun lalu tepatnya 23 februari 2014, saya melahirkan Alfath di sebuah Rumah Sakit secara normal melalui proses tiga kali induksi. Alfath lahir sehat sempurna tidak kekurangan suatu apapun, Alhamdulillah. 

Dari dulu, saya bertekad ingin memberikan ASI (Air Susu Ibu) jika kelak saya mempunyai anak. Dan semua terwujud berkat dukungan suami dan keluarga. Terasa berat? Iya sempat, karena riwayat saya yang mempunyai alergi dan harus mengkonsumsi obat alergi yang membuat ASI tidak mengalir deras sebagaimana semestinya. Saya sempat drop, terlebih saat Alfath harus kembali menginap di RS setelah dinyatakan billirubinnya sangat tinggi. Alfath harus di sinar, dan saya pun "buka kamar" demi supaya bisa berdekatan dengan anak saya. Di situlah awal mulanya Alfath mengenal dot.

Setiap dua jam sekali (kadang kurang dari itu) suster di ruangan NICU selalu menelepon saya dan meminta ASIP (Air Susu Ibu Perah) segera di antarkan ke NICU. Katanya, bayi yang di sinar memang mempunyai kebutuhan ASI lebih banyak. Samar-samar, terdengar suara tangisnya Alfath, luruh hati saya, apalagi ternyata saya hanya bisa memberikan ASIP tidak lebih dari 20ml sekali kirim, hiks.

Tapi suami, keluarga dan suster selalu memberikan saya semangat, mengingatkan saya untuk tidak stres, dan sempat mendatangkan Konselor Laktasi untuk  memijat dan mengajari suami saya pijat laktasi (supaya bisa terus di praktekan di rumah). Semangat itu kembali bangkit, saya bertekad bahwa saya tidak boleh menyerah di awal pertarungan. Ini komitmen yang harus saya tunaikan. Saya akan memberikan yang terbaik bagi Alfath semampu saya.

Para Ibu tentu tahu kelebihan dari ASI sebagai nutrisi paling baik bagi bayi. Setidaknya hingga usia bayi enam bulan, ASI wajib di berikan. Saya yang dari awal ingin memberikan ASI hingga usia Alfath dua tahun, tentu harus menyiapkan fisik serta mental yang baik.

Saya sempat menjadi Ibu yang “anti dot” dan kemudian harus menyerah memberikan ASIP dengan dot slim neck yang di beli senemunya (pada saat Alafth di NICU), membuat saya menyesal. Pasalnya, ternyata memberikan ASIP dengan dot slim neck dapat membuat si anak bingung puting (anak menolak menyusu langsung ke dada Ibunya). Walaupun Alfath tidak sampai bingung puting dan hanya menggunakan dot hingga usianya dua bulan, ada pelajaran penting yang saya pelajari kalau-kalau kelak saya mempunyai anak kedua.

Pemberian ASIP dapat diberikan tidak hanya dengan dot, tapi bisa menggunakan media lain yang lebih ramah anak seperti sendok, atau cup feeder. Tapi jika memang harus menggunakan dot, maka pilihlah dot/botol susu yang tepat (tidak sembarang beli seperti saya dulu). Setelah saya tanya-tanya dan juga browsing, ternyata ada botol yang bentuknya menyerupai Payudara Ibu, dan meminimalisir terjadinya bingung puting.

Botol Natural Wide Neck Philips Avent, pilihan tepat.

Botol Natural Wide Neck Philips Avent, yang mempunyai beberapa kelebihan yang akan membuat si kecil lebih mudah menghisap dari botol. 

  • Dot dengan desain kelopak inovatif untuk pelekatan natural seperti payudara ibu mampu memberikan kenyamanan pada bayi.
  • Dengan bentuk botol yang ergonomis, botol ini lebih nyaman dan mudah dipegang bahkan oleh tangan mungil si kecil.
  • Botol natural wide neck Philips AVENT ini dilengkapi inovasi katup kembar untuk mencegah kolik dan mengurangi rewel dengan cara mengalirkan udara ke dalam botol, bukan perut bayi.
  • Botol natural wide neck Philips AVENT dengan leher lebih lebar dibandingkan botol susu biasa, menjadikan botol Philips AVENT mudah untuk dibersihkan sehingga higienis. 
  • Dengan jumlah bagian botol Philips AVENT yang sedikit, menjadikannya praktis dilepas-pasang.

Philips AVENT ternyata sangat peduli terhadap kebersihan peralatan bayi, itu yang menjadi salah satu acuan kenapa saya jatuh hati dan mulai tertarik untuk melengkapi perlengkapan bayi dari Philips AVENT. Selain untuk persiapan kalau nanti saya punya anak lagi, juga sebagai hadiah tanda cinta kepada saudara saya yang saat ini sedang hamil dan ada juga yang baru melahirkan.
  
Philips AVENT melalui inovasi bermaknanya sangat membantu para Ibu seperti saya dapat memberikan yang terbaik di awal kehidupan sang buah hati. Selain itu, Philips AVENT juga mempunyai misi mulia, yaitu memberikan pengetahuan dan berbagi wawasan bagi para Ibu tentang pentingnya penggunaan produk yang sesuai untuk bayi mereka dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi tumbuh kembang sang buah hati.

Philips Avent sangat memperhatikan kebersihan untuk baby.
Dan ternyata, 75% Ibu di Indonesia sekarang ini lebih senang menggunakan botol slim neck dan hanya 12% yang sudah menggunakan botol wide neck. Ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang botol berleher lebar atau wide neck bottle dan anggapan bahwa bayi lebih mudah memegang botol slim neck. Wah, jadi selama ini saya menjadi bagian dari yang 75% itu dong ya, hiks hiks. Syukurlah sekarang sudah mencicil punya perlengkapan untuk baby dari mulai botol natural wide neck Philips AVENT ini. Mommies, yuuk beralih menjadi bagian yang 12%, lebih aware manfaat botol/dot yang wide neck untuk kebaikan buah hati kita.

#BotolSusuGenerasiBaru
#SahabatIbuMenyusui

You Might Also Like

7 komentar

  1. Avent ini inovasi nya nggak abis-abis yah. Ada aajaaaa model baru lagi. <3

    BalasHapus
  2. Saya terharu dengan perjuanganmu memberikan Asi buat Alfath, mba.Ternyata tak semudah itu yaa



    ipehalena(dot)com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak mudah terutama psikis mak, tapi Alhamdulillah terlewati juga ujian demi ujiannya. :))

      Hapus
  3. Aku juga lbh suka wideneck avent ini mbak :) tp kmrn beli merk ITU sih krn wide neck gampangnya ngebersihinnya. Kan lehernya lebar, jadi gampangnya dijangkau :). Kalo ngasih asi, Dr awal aku memang lwt pompa trs asinya dimasukin k botol avent ini. Jadi ankku GA lngsung Dr payudara. Krn putingku jg bermasalah. Dan memang lbh nyaman bgitu buat aku, Dan juga si baby.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah dulu beli yg slim neck, Papanya yang beli saat urgent, haha. Tapi skr udah dapet info tentang kelebihan wide neck ini jadi semangat kalau nanti punya baby lagi, haha.

      Iya mak, yang penting nyaman ke kita dan baby nya ya, karena yang ngerti kondisi kita biasanya ya cuma kita dan orang2 terdekat kita. :))

      Hapus
  4. Jaman skrng bentuk botol susu lucu2 ya hehe :D

    keluargahamsa(dot)com

    BalasHapus

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe