Ksatria Masa Kecil & Bidadari Berhati Mulia.

7/03/2015


Dipisahkan Ruang dan Waktu.

Bahkan ketika mata terpejam dan mulut terpingkal.
Hati ini berada bersamamu, Ayah.. Ibu.
Bahkan ketika kebahagiaan itu hadir
Lubang yang entah kapan terisi tetaplah menyesakkanku.

Aku merindumu, Ksatria masa kecilku.
Aku merindumu, bidadariku yang berhati mulia.
Aku merindukan setiap detik dari semenjak ku dilahirkan.
Aku merindukan setiap bahagia, dan air mata.

Wahai jiwa-jiwa yang telah menua.
Tetaplah tegak dan tegar disaat aku berada disini.
Jauh dari kalian, terpisahkan ruang dan waktu.
Jauh dari jangkauan, ketika kalian membutuhkanku.

Wahai hati-hati yang suci.
Yakinkan hati bahwa ini bukan perpisahan.
Aku menjauh bukan karena membenci.
Aku menjauh karena aku mencintai kalian.

Tuhan tahu betapa do'a ini tidak pernah putus.
Betapa kerinduan ini menggunung setiap harinya.
Betapa harapan untuk terwujudnya mimpi tergambar nyata.
Dan betapa.. Bersyukurnya aku menjadi darah daging kalian.

Ayah.. Ibu
Bertahanlah, aku akan menjemput impian itu.
Demi kalian.

 -Putri Kecil Kalian- HN

You Might Also Like

2 komentar

  1. Menyentuh sekali tulisannya Mbak. Semoga bisa mewujudkan impian untuk membahagiakan beliau berdua ya, aamiin.

    BalasHapus

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe