Kakak Bayi Yang Tenang Setenang Papanya

7/05/2013

Ketika saya tahu bahwa saya sedang berbadan dua, rasa bahagianya tak terukurkan. Bagi saya dan suami, semuanya terasa indah walaupun banyak ketakutan-ketakutan. Semua yang terbaik ingin kami berikan kepada calon anak kami, seperti halnya para orangtua yang lain.

"Kakak bayi" sangat tenang, mungkin karena itu sifat turunan dari Papa-nya. Tidak membuat saya mual sampai muntah-muntah, malah cenderung "menyuruh" saya makan yang banyak. "Kakak bayi" yang kelak akan menjadi kakak bayi yang sesungguhnya, kakak dari adik-adiknya, Amin.

Keluhan-keluhan yang ada selama kehamilan ini, tak lebih banyak dari kebahagiaan yang akan semakin melengkapi keluarga kami nantinya.

Rasa syukur dan terimakasih yang setiap saat saya haturkan pada Tuhan kami, Allah Swt, dan setiap kali saya elus perut saya, tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada calon anak kami untuk selalu berbaik hati dan mengerti kondisi mamanya. Justru saya yang banyak menyakitinya ketika alergi saya kambuh dan batuk-batuk melanda.

Beberapa hari ini, saya bisa tidur cukup nyenyak walaupun tetap bertabur mimpi yang tidak jelas alur ceritanya. Semua yang baik-baik, sangat saya amini.

Tanggal 2 Juli kemarin, adalah hari terbahagia saya.. kakak bayi hadir sebagai kado terindah.


"Terima kasih Ya Rabb.. begitu banyak cinta yang Kau berikan untuk saya dan keluarga saya. Semoga kesehatan, kemudahan dan kelancaran selalu Kau limpahkan kepada keluarga kecil kami, Amiiiin"

Dear "kakak bayi", tanggal 26 Juli ini kita akan bertemu lagi ya nak, mama dan papa pasti intip kamu lagi dengan USG selanjutnya, tumbuhlah nak, tumbuhlah.. Mama dan Papa manantimu.

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe