"Kakak Bayi" Ada Di Perutku

6/28/2013

Keinginan saya untuk mendapatkan momongan sangat terbaca dari coretan saya "untukmu malaikat kecilku di Surga" dan puisi "untuk jiwa-jiwa yang masih di Surga". Beberapa hari lalu, ketika sebenarnya saya masih merasa pesimis untuk "telat" dan malah sibuk mempersiapkan diri untuk kedatangan "tamu bulanan" dikarenakan perut bawah saya yang sudah mulai terasa kram, saya iseng-iseng melakukan test kehamilan.

Subuh itu, saya terbangun cepat (tidak seperti biasanya yang selalu didahului suami) dikarenakan rasa ingin pipis yang teramat sangat, tapi sebelum masuk kamar mandi, terbersit untuk sekalian membawa testpack, karena suami saya akhirnya terbangun, saya pun kemudian dibantu (agak dipapah) ke kamar mandi karena kram perut saya sudah mulai membuat saya tidak bisa berdiri tegak, harus sedikit bungkuk.

Masuk lah saya ke kamar mandi, Bismillah..

Saya test (ma'af) urine, dan menyimpan testpack nya di permukaan datar, sementara menunggu hasilnya saya pun wudhu. Setelah selesai wudhu, saya ambil testpack tadi, dan dua garis itu jelas terlihat. Dengan masih perasaan tidak percaya, saya kembali masuk kamar.

Testpact pertama

Badan saya gemetar, subhanallah..

Saya masuk kamar, ngasih tau suami saya, tapi suami saya malah bengong sebengong-bengongnya.
Mungkin, dipikirnya saya cuma bercanda, padahal saya sudah berikan testpacknya supaya suami saya dapat memastikan sendiri, tapi walaupun sudah melihat sendiri, suami saya tetap bengong dong..  (disaat saya mengharapkan sebuah pelukan erat saat itu) hehe..

Setelah cek kemasan dan meyakinkan diri bahwa dua garis itu tandanya positif, suami saya pun mulai mendekati dan memeluk saya (respon yang telat, xixixi), tapi saya pun membalas pelukan itu dengan sama eratnya. Kami memang sama-sama masih tidak percaya.

Ketika sholat subuh, badan saya masih gemetaran. Tapi do'a saya saat itu otomatis bertambah panjang dan lama. Ditambah satu pertanyaan "Ya Rabb, benarkah hamba hamil?".

Pagi berikutnya saya coba yakinkan lagi diri saya dengan testpack kembali. Hasilnya sama.

Testpack kedua, garisnya dua tapi yang satu agak samar
Malamnya ketika ceck up ke dokter, saya disarankan untuk transvaginal, saya langsung tolak, ngeri duluan. Dokter bilang usia kandungannya masih terlalu kecil, kalaupun USG harus tunggu beberapa minggu lagi, supaya terlihat.

Hari-hari pun berubah drastis semenjak saat itu, banyak kebiasaan-kebiasaan baru yang mau tidak mau harus dinikmati. Puyeng, demam, kram perut tiada henti, sedikit mual, semuanya saya alami. Kebiasaan "mengobrol" dengan perut juga menjadi hal yang tidak terlewatkan setiap kali saya melakukan sesuatu.

Saya tahu, banyak hal yang harus saya batasi mulai dari sekarang, banyak hal yang akhirnya saya dan suami saya pending. Pun rencana kami untuk ke Bangkok.

Tapi ini lebih indah dari Bangkok, lebih menakjubkan dari Phuket, lebih kami nantikan dari semua-muanya yang saya dan suami inginkan. Saya hamil. Jiwa di Surga telah hadir. 

Dan seperti janji saya, saya akan berjuang untuk tidak menyentuh Telfast demi bayi saya. Untuk yang satu ini, saya memang belum sempat konsultasi dengan dokter THT yang mengoperasi sinus dan tulang hidung  saya, tapi saya bertekad untuk tidak menyentuh obat tersebut selama saya mengandung dan menyusui.

Tadi pagi tiba-tiba saya mimisan lumayan hebat, mencoba untuk tidak panik saya pun meraih laptop dan mulai googling tentang "mimisan pada saat hamil", menurut yang saya baca dari sumber yang lain, ternyata hal tersebut bisa jadi dikarenakan sang Ibu yang sensitif dan memiliki kelainan dengan tulang hidung. Dalam hati saya berdoa "semoga ini tidak berlangsung sering dan lama, kasian kakak bayi".

Besok, jadwal saya cek up lagi. Semoga hasilnya baik. Semoga saya dan calon bayi kami kuat, sehat. Tidak sabar rasanya ingin segera saling menatap dengan buah hati yang kami damba. Walaupun harus menunggu sampai tahun depan. :)

Mohon do'anya...

You Might Also Like

0 komentar

Selamat datang di Rumah Hani dan Randi, ada Alfath juga lho sekarang. Silahkan menikmati rumah kami, dan jangan lupa meninggalkan jejak yaa.. Terimakasih :))

Followers

Follow Me

Like us on Facebook

Subscribe